Minggu, 22 November 2015

MOBILE SECURITY

1.1 PERANGKAT MOBILE DAN KEAMANAN

   Demi keamanan baik diri sendiri, kontak, maupu data, kita perlu memembuat keputusan yang bijaksana saat menggunakan ponsel. Cara kerja jaringan dan infrastruktur ponsel dapat mempengaruhi kemampuan pengguna untuk menyimpan informasi dan berkomunikasi dengan privat dan aman.
  • Jaringan selular adalah jaringan privat yang dijalankan oleh badan-badan komersil, yang bisa saja berada di bawah monopoli pemerintah. Badan komersil(atau pemerintah) memiliki akses tidak terbatas ke informasi dan komunikasi pelanggan, termasuk kemampuan untuk menangkan panggilan, pesan singkat dan untuk memonitor lokasi dari setiap perangkat (dan juga penggunanya).
  • Operating System yang digunakan dalam perangkat mobile dirancang secara khusus oleh pabrik telepon, berdasarkan spesifikasi dari berbagai penyedia layanan dan juga penggunaannya pada jaringan perusahaan tersebut. Akibatnya OS mungkin juga mengandung fitur-fitur yang memudahkan monitoring dari penyedia layanan.
  • Banyak perubahan dalam \fungsi sebuah ponsel dalam beberapa tahun belakangan ini. Ponsel modern sebenarnya adalah komputer mini yang terhubung ke internet dengan fungsi ponsel.
      Untuk mengetahui aspek komunikasi mana yang paling harus dilindungi dan adanya informasi dari ponsel tersebut maka Informasi adalah hal yang rentan karena:
  • Informasi menjadi rentan saat dikirim melalui ponsel
    Contohnya: Setiap penyedia layanan selular memiliki akses penuh ke semua pesan singkat dan suara yang dikirim melalui jaringannya. Penyedia layanan di hampir setiap negara secara hukum harus memiliki catatan tentang semua komunikasi yang dilakukan melalui jaringannya. Di sejumlah negara, penyedia layanan berada di bawah monopoli pemerintah. Komunikasi teks dan suara dapat juga direkam oleh pihak ketiga yang berada dekat dengan si ponsel dengan peralatan yang mudah didapat.
  • Informasi menjadi rentan saat berada di dalam telepon si pengirim maupun si penerima
    
Contohnya: Ponsel dapat menyimpan berbagai jenis data: riwayat panggilan, pesan singkat yang dikirim maupun diterima, buku alamat, foto, klip video, dan text files.Data ini mengungkapkan jejaring kontak anda dan informasi tentang pribadi anda dan kolega anda. Mengamankan informasi ini cukup sulit, bahkan di beberapa telepon menjadi tidak mungkin. Ponsel modern adalah komputer saku. Dengan adanya lebih banyak fitur maka semakin tinggi pula risikonya. Selain itu ponsel yang terhubung dengan internet juga menghadapi tantangan keamanan yang sama seperti komputer dan internet.
  • Ponsel memberikan informasi tentang keberadaannya
    Contohnya: Bagian dari operasi normalnya setiap ponsel secara otomatis dan teratur menginformasikan kepada penyedia layanan tentang keberadaannya saat itu. Selain itu dewasa ini ponsel memiliki fungsi[GPS]](/id/glossary#GPS) dan informasi spesifik ini dapat saja tertampung dalam data lain seperti foto, sms dan permintaan internet yang dikirim dari ponsel.

Aspek / Service dari security Yaitu :
  1. Privacy
  2. integrity
  3. Availability
    Privacy Adalah aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan

     Integrity Adalah aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin pihak yang berwenang (authorized) menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.

      Availability Adalah aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia di saat dibutuhkan.



1.1 Ancaman - Ancaman 

1. Serangan  Jenis Agent-to-Platform

a. Masquerade: jika pihak yang tidak sah menyatakan diri dengan identitas pihak lain (personalization).
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
c. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, yang tidak sesuai dengan kebijakan yang ada

2. Serangan Jenis Agent-to-Agent

a. Masquerade: apabila dalam suatu komunikasi antar perangkat salah satu perangkat menggunakan identitas palsu.
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platform perangkat kelebihan resource. Misalnya dengan mengirimkan pesan kepada agen lain secara berulang-ulang, spamming, dsb.
c. Repudiation: suatu kondisi dimana salah satu pihak yang berkomunikasi menyangkal bahwa dia pernah melakukan komunikasi dengan pihak lain.
d. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, mungkin disebabkan karena platform perangkat mempunyai mekanisme kontrol akses yang lemah

3. Jenis Platform-to-Agent 

a. Masquerade: jika pihak yang tidak sah menyatakan diri dengan identitas pihak lain (personalization).
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
c. Eavesdropping: penyadapan atau kegiatan monitoring terhadap suatu komunikasi rahasia.
d. Alteration: mengganti data atau informasi dari data aslinya (pemalsuan, perusakan terhadap integrity)

4. Jenis Other-to-Agent Platform

a. Masquerade: apabila dalam suatu komunikasi antar perangkat salah satu perangkat menggunakan identitas palsu.
b. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, mungkin disebabkan karena platform perangkat mempunyai mekanisme kontrol akses yang lemah.
c. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
d. Copy and Replay: kondisi dimana suatu suatu pihak mengcopy dan meng-clonning atau menggandakan suatu pesan dan mengirimkannya ulang.


1.3 Pola Penyerangan Terhadap Sistem Mobile

Pola penyerangan ini bertujuan menyerang salah satu topic pembahasan keamanan, Ada beberapa cara dalam trik ini. Salah satu triknya adalah pencurian. Pencurian dalam bentuk fisik yaitu sim card,telepon seluler ataupun PDA,pencuri dapat mengakses internet dengan geratis tanpat mendapatkan tagihan, dan pencuri dapat mencuri data yang ada di perangkat keras yang dia curi.
Selain itu ada juga trik Jamming,trik jamming ini merupakan trik yang berkaitan dengn sinyal, trik ini bias membuat ground sinyal, sehingga menyebabkan sinyal dari layanan GSM di suatu lokasi tertentu tidak dapat ditangkap, dari bentuk fisiknya sebesar PDA sampai sebesar kardus yang daya jangkaunya beberapa kilometer sehingga dapat meng-ground-kan sinyal dan mampu menjamming seluruh frekuensi band dari GSM (900/1800/1900 Mhz).
Trik penyerangan dengan DOS (Denial of Service), dengan trik ini penyerang akan membuat server kita menjadi crash, hal ini disebabkan penyerang mengirimkan pake data secara terus menerus dalam jumlah yng besar,ini menyebabkan SYN FLOOD atau TCP/UDP SYN FLOOD hinggatidak bias mengirimkan ACK (balasan).
Saat sebuah server dipenuhi dengan permintan dari paket – paket SYN yang tidak lengkap, akhirnya akan terjadi overhead pada server dan akan menghasilkan DOS. Penangulangganya dengan cara menggunakan IDS dan catat dari Log system, serta jangan lupa untuk menutup ip address dari destinations.
Eavesdropping trik ini adalah trik untuk menyadap aliran data dalam jaringan GPRS. Biasanya teknik ini menggunakan menggunakan program tertentu yang diletakkan di sebuah server, program tersebut dapat menyalin aliran data dan salinan tersebut dikirim ke penyerang.


1.4 Trik Dan Solusi

      Trik dan solusi menggunakan contoh pada sebuah hp android, dan triknya adalah :
  1. Baca Riview aplikasi
  2. periksa pembuatannya
  3. hati hati terhadap aplikasi market pihak ketiga
  4. jangan sembarangan memeberikan akses superuser
  5. lakukkan scanning virus


























Kamis, 01 Oktober 2015

TEKNOLOGI ANDROID "Mobile Computing"

PENGENALAN ANDROID

A.1 Pengertian Android
Merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode – kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan  standar terbuka perangkat seluler.

                                          
                                                               Gambar 1 Logo Android 


A.2 Arsitektur Android
Diagram pada gambaar berikut menunjukan komponen utama dari sistem operasi android.

                               
                                       Gambar 2 Arsitektur Sistem Android 
Google mengibaratkan android sebagai sebuah tumpukan software, setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. berikut ini lima susunan dari lapisan lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas. 
 1. Linux Kernel
Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel. Google menggunakan kernel Linux versi 2.6 untuk membangun sistem Android, yang mencakup memory management, security setting, power management, dan beberapa driver hardware. Kernel berperan sebaagai abstraction layer antara hardware dan keseluruhan software. Sebagai contoh, HTC GI dilengkapi dengan kamera. Kernel Android terdapat driver kamera yang memungkinkan pengguna mengirimkan perintah kepada hardware kamera.
Android dibangun di atas kernel Linux 2.6. Namun secara keseluruhan android bukanlah linux, karena dalam android tidak terdapat paket standar yang dimiliki oleh linux lainnya. Linux merupakan sistem operasi terbuka yang handal dalam manajemen memori dan proses. Oleh karenanya pada android hanya terdapat beberapa servis yang diperlukan seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, jaringan dan driver. Kernel linux menyediakan driver layar, kamera, keypad, WiFi, Flash Memory, audio, dan IPC (Interprocess Communication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan 
2. Android Run Time
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime. Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine.  Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java. Dalvik adalah Java Virtual Machine yang memberi kekuatan pada sistem Android. Dalvik VM ini di optimalkan untuk telepon seluler. Setiap aplikasi yang berjalan pada Android berjalan pada processnya sendiri, dengan instance dari Dalvik Virtual Machine. Dalvik telah dibuat sehingga sebuah piranti yang memakainya dapat menjalankan multi Virtual Machine dengan efisien. Dalvik VM dapat mengeksekusi file dengan format Dalvik Executable (.dex) yang telah dioptimasi untuk menggunakan minimal memory footprint. Virtual Machine ini register-based, dan menjalankan class-class yang dicompile menggunakan compiler Java yang kemudian ditransformasi menjadi format .dex menggunakan “dx” tool yang telah disertakan. Dalvik Virtual Machine (VM) menggunakan kernel Linux untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti threading dan low-level memory management. 
3. Libraries 
Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries. Android menyertakan satu set library-library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android. Kemampuan ini dapat diakses oleh programmer melewati Android application framework. Sebagai contoh Android mendukung pemutaran format audio, video, dan gambar .
4. Applications Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar – proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon. Para pengembang aplikasi memiliki aplikasi penuh kepada tool-tool dasar tersebut, dan memanfaatkannya untuk menciptakan aplikasi yang lebih kompleks.
Programmer mendapatkan akses penuh untuk memanfaatkan API-API (Android Protocol Interface) yang juga digunakan core applications. Arsitektur aplikasi didesain untuk menyederhanakan pemakaian kembali komponen-komponen, setiap aplikasi dapat menunjukkan kemampuannya dan aplikasi lain dapat memakai kemampuan tersebut. Mekanisme yang sama memungkinkan pengguna mengganti komponen-komponen yang dikehendaki. Di dalam semua aplikasi terdapat servis dan sistem yang meliputi :
  • Satu set Views yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi meliputi lists, grids, text boxes, buttons, dan embeddable web browser.
  •  Content Providers yang memungkinkan aplikasi untuk mengakses data dari aplikasi lain (misalnya Contacts), atau untuk membagi data yang dimilikinya.
  • Resource Manager, menyediakan akses ke non-code resources misalnya localized strings, graphics, dan layout files.
  • Notification Manager yang memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan custom alerts pada the status bar.
  • Activity Manager yang memanage life cycle of dari aplikasi dan menyediakan common navigation backstack.
 5. Applications
Di lapisan teratas bercokol aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak, dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi-fungsi dasar tersebut melalui user interface.
A.3 Versi Versi Android 
                          Daftar Tingkatan Versi-Versi OS Android 
                                            Gambar 3 Versi Android 
1.Android Cupcake (Dirilis pada Tahun 2009)

Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem. 


2.Android Donut (Dirilis Tahun 2009) 

Menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.


3.Android Eclair (Dirilis pada Tahun 2009)
perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. 
4.Android Froyo : Frozent Yoghurt (Dirilis 20 mei Tahun 2010)

Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. 
5.Android Gingerbread (Dirilis Tahun 2010)

Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
6.Android Honeycomb (dirilis tahun 2011)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. 
          7.Android  4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC
8.Android 4.1 Jelly Bean (Dirilis Tahun 2012) 
Android Jelly Bean ini diperuntukkan untuk komputer tablet dan memungkinkan untuk digunakan pada sistem operasi PC atau Komputer. Sehingga rumornya kemunculan Android Jelly Bean ini untuk menyaingi rilis terbaru Windows 8 yang juga akan segera dirilis. Karena kita ketahui bersama perbincangan versi Android sebelumnya yaitu Android Ice Cream Sandwhich pun masih hangat di telinga. 
9.Android Kitkat (Dirilis Tahun 2013) 

Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google telah beberapa waktu kemarin telah meluncurkan Android v 4.4 yang diberi nama KitKat, kami telah menelisik beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada sistem operasi Android KitKat.
Berbagai fitur yang di sediakan oleh OS Android KitKat ini salah satunya adalah perbaikan sistem penyimpanan sementara pada pengunaan memori, yang mana kinerja prosesor telah di minimalisir terhadap penyimpanan registry data sementara pada RAM dan secara langsung akan di tampung oleh kapasitas memori internal yang tersedia, sehingga loading prosesor akan terasa lebih ringan.

10.Android Lolipop Versi 5.0 (Masih Baru) 

Penantian akan kehadiran resmi sistem operasi Android terbaru telah selesai, akhirnya Google telah merilis sistem operasi teranyarnya itu ke publik. Sistem operasi yang juga disebut sebagai Android 5.0 itu akhirnya mendapatkan nama resmi sebagai ‘Lollipop’. 

Tidak hanya itu, Google juga telah merilis perangkat smartphone Nexus 6 hasil kolaborasi dengan Motorola, smartphone ini masuk ke dalam kategori phablet (smartphone dan tablet) karena memiliki ukuran layar 6 inci,  sedangkan perangkat tablet Nexus 9 juga resmi diumumkan sebagai hasil kolaborasi dengan vendor smartphone asal Taiwan yakni HTC.

Tidak hanya itu, Google menambah satu perangkat lain yang bernama Nexus Player, ini adalah sebuah perangkat media streaming yang berjalan dengan Android 5.0 Lollipop. Selain dapat digunakan sebagai perangkat mediastreaming, Nexus Player juga dapat menghubungkan tampilan smartphone ke pesawat televisi ketika pengguna menjalankan aplikasi game pada smartphonemereka.

Kehadiran Android 5.0 yang sebelumnya disebut sebagai Android L memang menjadi tanda tanya dikalangan pengguna Android, pasalnya, sejak sistem operasi itu diumumkan pada ajang Google I/O 2014 yang berlangsung beberapa waktu lalu, sistem Android 5.0 itu hanya disebut sebagai Android L tanpa disebutkan apa kepanjangan dari huruf L tersebut, namun kini akhirnya kita tahu bahwa L itu adalah singkatan dari Lollipop 

 A.4 Fitur Fitur Android

1. App Permission
Fitur app permission memiliki arti bahwa setiap aplikasi akan melakukan request permission sebelum dibuka atau bahkan pada saat keadaan tertentu, para pengguna tentunya nanti bisa memilih untuk menerima permission tersebut atau menolaknya. Tentunya, permission ini akan hadir di setiap aplikasi dengan keperluan ijin aksesibilitas yang berbeda. 
2. Chrome Tabs

Aplikasi yang memberikan penggunanya tautan di sebuah web nantinya akan bisa membuat in-app Chrome Tabs sendiri. Fitur in-app tabs ini tetap akan memiliki data user yang sudah lebih dulu ada di Chrome, termasuk profil, preferences dan password. 
3. App Links

Fitur terbaru yang bernama App Links ini memberikan kemudahan para developer untuk menghilangkan disambiguasi aksesibilitas untuk masuk ke sebuah link. 
4. Android Pay

Fitur Android Pay tersebut membuat para penggunanya semakin aman dan mudah ketika menggunakan perangkat Android-nya untuk melakukan proses pembayaran. 
5. Fingerprint Support

Android M juga sudah dilengkapi dengan fitur fingerprint yang dapat memudahkan proses Android Pay bagi para penggunanya. Android M akan menjadi OS Android pertama yang mendukung sidik jari pada level API yang berarti untuk konfirmasi pembelian hanya dengan menyentuhkan jari saja. 
6. Doze

Burke juga menjelaskan bahwa Android M akan memperkenalkan fitur power saving terbaru yang bernama Doze. Doze menggunakan deteksi gerakan untuk melihat apakah perangkat dalam kondisi idle atau tidak sedang digunakan dalam waktu yang lama. Jika Doze mendeteksi bahwa perangkat dalam kondisi idle, maka aktivitas akan dikurangi untuk menghemat daya. Fitur ini dapat diaktifkan atau dinonaktifkan tergantung kebutuhan pengguna 

  •     }
    }
Daftar Pustaka :
  • http://www.academia.edu/6986510/Module_Practice_Mobile_Computing_System
  • https://developers.google.com/maps/documentation/android-api/


Sabtu, 13 Juni 2015

Sistem Operasi Android

SISTEM OPERASI ANDROID


ABSTRAK
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang dapat digunakan oleh bermacam perangkat bergerak. Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya.
Kata kunci : Android, Pengembangan Aplikasi, Aplikasi Android, Source code android


 
BAB 1
PENDAHULUAN


1.      Latar Belakang
Gempuran telepon seluler (handphone) berbasis Android saat ini begitu gencar. Simak saja iklan-iklan di media massa yang beredar saat ini. Android yang merupakan sistem operasi untuk ponsel memiliki logo berbentuk robot  hijau menjadi software yang semakin populer digunakan pada smartphone model terbaru. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai aplikasi pada Android market versi Android berkembang cepat dan satu hal unik yang menandakan perbedaan versi ini adalah penamaan berdasarkan makanan. Perkembangan ponsel berbasis Android ke depan sepertinya akan lebih marak lagi. Dukungan akses internet yang saat ini mudah untuk dilakukan pada handphone dan tarif aksesnya yang semakin hari semakin murah merupakan faktor pendorong perkembangan sistem Android ini.
Oleh karena itu, paper ini dibuat untuk menjelaskan tentang teknologi android yang saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia.







2.      Rumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah dijelaskan, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut:
1.    Apa yang dimaksud dengan OS Android?
2.    Bagaimanakah sejarah OS Android?
3.    Bagaimanakah perkembangan OS Android?
4.    Apa keunggulan OS Android dibanding OS lain?

3.      Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini antara lain:
1.    Untuk mengetahui pengertian OS Android
2.    Untuk mengetahui sejarah OS Android
3.    Untuk mengetahui perkembangan OS Android
4.    Untuk mengetahui keunggulan OS Android dibanding OS lain

4.      Metodologi Pengumpulan Data
Dalam penulisan paper ini, metode pengumpulan data yang di gunakan adalah metode kepustakaan. Yaitu dimana mencari referensi melalui internet yang berkaitan dengan pokok bahasan yang penulis kembangkan.



BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untu menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk GoogleHTCIntelMotorolaQualcommT-Mobile, dan Nvidia.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).



2.      Sejarah OS Android
Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini.
Konsep yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat raksasa Google untuk memilikinya. Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google. Nilai pembelian Android Inc ini oleh Google tidak ada release pastinya. Tetapi banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc oleh Google adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk masuk ke pasar mobile 
phone.
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White tetap di Android Inc yang dibeli Google, sehingga akhirnya mereka semua menjadi bagian dari raksasa Google dan sejarah Android. Saat itulah mereka mulai menggunakan platfor Linux untuk membuat sistem operasi bagi mobile phone.

3.      Perkembangan Versi OS Android
Seperti halnya makhluk hidup yang melakukan sebuah matamorfosis, teknologi pun juga mengalami hal yang sama. Berikut perjalanan OS Android mulai pertama kali dirilis sampai versi yang paling mutakhir.
1.      Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headsetBluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
2.      Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
3.      Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukunganHTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
4.      Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFiHotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
5.      Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
6.      Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesiapada Mei 2011.
7.      Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
     8. Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. 
Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.
     9. Android versi 4.4 (KitKat)
Sebuah sistem operasi terbaru yang rencananya akan dirilis pada akhir bulan Oktober ini dari Android yaitu Kitkat. Padahal sebelumnya di perkirakan namanya adalah Key Lime Pie. Nama Kitkat ini tentu mengagetkan, jika sebelumnya adalah nama-nama yang diusung adalah nama sebuah makanan ringan, namun yang terakhir adalah nama sebuah merk coklat keluaran Nestle. KitKat meneruskan penamaan seri Android berdasarkan makanan penutup yang crunchy nan nikmat. Tradisi ini memang sudah muncul sejak Android pertama kali diperkenalkan. Penamaan pun berurutan, sesuai abjad dari C untuk Cupcake hingga K untuk KitKat. Google juga sudah membuat subsitus KitKat di Android.com yang menggambarkan perjalanan sistem operasi berlogo robot hijau itu, beserta fitur di dalamnya.

   10. Android versi 5.0 (Lolipop)
Sebuah versi terbaru dari sistem operasi mobile Android yang dikembangkan oleh Google, yang mencakup versi antara 5.0 dan 5.1. Diresmikan pada 25 Juni 2014 saat Google I / O, itu menjadi tersedia melalui
resmi over-the-air (OTA) update pada tanggal 12 November 2014, untuk pilih perangkat yang menjalankan distribusi Android dilayani oleh Google (seperti Nexus dan Google Play perangkat edition). Kode sumbernya dibuat tersedia pada 3 November 2014.
               Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam rilis Lollipop adalah user interface didesain ulang dibangun di sekitar bahasa desain disebut sebagai "desain materi". Perubahan lain termasuk perbaikan pemberitahuan, yang dapat diakses dari lockscreen dan ditampilkan dalam aplikasi spanduk top-of-the-screen. Google juga membuat perubahan internal untuk platform, dengan Runtime Android (ART) secara resmi menggantikan Dalvik untuk meningkatkan kinerja aplikasi, dan dengan perubahan dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan penggunaan baterai, yang dikenal secara internal sebagai Project Volta.





4.      Keunggulan OS Android
Ada beberapa keunggulan yang dimiliki OS Android dibandingkan dengan OS lain, yaitu:
1. Multitasking –Ponsel Android bisa menjalankan berbagai macam aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
2. Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tidak ketinggalan pula Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
3. Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda hobi install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market, Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang bisa Anda download di ponsel Android.
4. pilihan ponsel yang beranekaragam – Bicara ponsel Android,tentu akan teras abeda dibandingkan denagn iOS.jika iOs hanya terbatas pada iPhone dariapple, tetapi ponsel Android tersediadari berbagai produsen, seperti Sony Ericsson, Motorola, HTC, bahkan sampai Samsung. Dan pastinya dari setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
5. Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – jika Anda tidak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
6. Widget –dengan adanya Widget di homescreen, Anda bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gmail.

























BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya,  dapat mengambil kesimpulan bahwa Android adalah system operasi  untuk  telepon seluler yang berbasis  Linux  yang dikembangkan oleh dua jenis distributor sistem operasi yaitu Google atau Google Mail Services (GMS) dan Open Handset Distribution (OHD). Sampai saat ini, android memiliki sepuluh macam versi yang semua versinya diberi nama berdasarkan nama makanan antara lain cupcake, donut, eclair, froyo frozen yoghurt, gingerbread, honeycomb, ice Cream Sandwich, jelly bean, kitkat dan versi terbaru yaitu lolipop
Peran OS Android merupakan tonggak yang sangat penting dalam perkembangan arah kemajuan di bidang teknologi karena setiap versi bertambah baiksmartphone android memang bagus, menguasai pasar bisnis, menandingi produk dari apple, memanfaatkan celah pasar microsoft dengan baik, dukungan vendor kelas atas dan reputasi merek google.



Pendeteksian Serangan DDoS Menggunakan IDS "Intrusion Detection System"

DDoS merupakan salah satu jenis serangan  Denial of Service  yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang did...