Sabtu, 13 Juni 2015

Sistem Operasi Android

SISTEM OPERASI ANDROID


ABSTRAK
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang dapat digunakan oleh bermacam perangkat bergerak. Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya.
Kata kunci : Android, Pengembangan Aplikasi, Aplikasi Android, Source code android


 
BAB 1
PENDAHULUAN


1.      Latar Belakang
Gempuran telepon seluler (handphone) berbasis Android saat ini begitu gencar. Simak saja iklan-iklan di media massa yang beredar saat ini. Android yang merupakan sistem operasi untuk ponsel memiliki logo berbentuk robot  hijau menjadi software yang semakin populer digunakan pada smartphone model terbaru. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai aplikasi pada Android market versi Android berkembang cepat dan satu hal unik yang menandakan perbedaan versi ini adalah penamaan berdasarkan makanan. Perkembangan ponsel berbasis Android ke depan sepertinya akan lebih marak lagi. Dukungan akses internet yang saat ini mudah untuk dilakukan pada handphone dan tarif aksesnya yang semakin hari semakin murah merupakan faktor pendorong perkembangan sistem Android ini.
Oleh karena itu, paper ini dibuat untuk menjelaskan tentang teknologi android yang saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia.







2.      Rumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah dijelaskan, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut:
1.    Apa yang dimaksud dengan OS Android?
2.    Bagaimanakah sejarah OS Android?
3.    Bagaimanakah perkembangan OS Android?
4.    Apa keunggulan OS Android dibanding OS lain?

3.      Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini antara lain:
1.    Untuk mengetahui pengertian OS Android
2.    Untuk mengetahui sejarah OS Android
3.    Untuk mengetahui perkembangan OS Android
4.    Untuk mengetahui keunggulan OS Android dibanding OS lain

4.      Metodologi Pengumpulan Data
Dalam penulisan paper ini, metode pengumpulan data yang di gunakan adalah metode kepustakaan. Yaitu dimana mencari referensi melalui internet yang berkaitan dengan pokok bahasan yang penulis kembangkan.



BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untu menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk GoogleHTCIntelMotorolaQualcommT-Mobile, dan Nvidia.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).



2.      Sejarah OS Android
Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini.
Konsep yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat raksasa Google untuk memilikinya. Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google. Nilai pembelian Android Inc ini oleh Google tidak ada release pastinya. Tetapi banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc oleh Google adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk masuk ke pasar mobile 
phone.
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White tetap di Android Inc yang dibeli Google, sehingga akhirnya mereka semua menjadi bagian dari raksasa Google dan sejarah Android. Saat itulah mereka mulai menggunakan platfor Linux untuk membuat sistem operasi bagi mobile phone.

3.      Perkembangan Versi OS Android
Seperti halnya makhluk hidup yang melakukan sebuah matamorfosis, teknologi pun juga mengalami hal yang sama. Berikut perjalanan OS Android mulai pertama kali dirilis sampai versi yang paling mutakhir.
1.      Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headsetBluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
2.      Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
3.      Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukunganHTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
4.      Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFiHotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
5.      Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
6.      Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesiapada Mei 2011.
7.      Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
     8. Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. 
Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.
     9. Android versi 4.4 (KitKat)
Sebuah sistem operasi terbaru yang rencananya akan dirilis pada akhir bulan Oktober ini dari Android yaitu Kitkat. Padahal sebelumnya di perkirakan namanya adalah Key Lime Pie. Nama Kitkat ini tentu mengagetkan, jika sebelumnya adalah nama-nama yang diusung adalah nama sebuah makanan ringan, namun yang terakhir adalah nama sebuah merk coklat keluaran Nestle. KitKat meneruskan penamaan seri Android berdasarkan makanan penutup yang crunchy nan nikmat. Tradisi ini memang sudah muncul sejak Android pertama kali diperkenalkan. Penamaan pun berurutan, sesuai abjad dari C untuk Cupcake hingga K untuk KitKat. Google juga sudah membuat subsitus KitKat di Android.com yang menggambarkan perjalanan sistem operasi berlogo robot hijau itu, beserta fitur di dalamnya.

   10. Android versi 5.0 (Lolipop)
Sebuah versi terbaru dari sistem operasi mobile Android yang dikembangkan oleh Google, yang mencakup versi antara 5.0 dan 5.1. Diresmikan pada 25 Juni 2014 saat Google I / O, itu menjadi tersedia melalui
resmi over-the-air (OTA) update pada tanggal 12 November 2014, untuk pilih perangkat yang menjalankan distribusi Android dilayani oleh Google (seperti Nexus dan Google Play perangkat edition). Kode sumbernya dibuat tersedia pada 3 November 2014.
               Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam rilis Lollipop adalah user interface didesain ulang dibangun di sekitar bahasa desain disebut sebagai "desain materi". Perubahan lain termasuk perbaikan pemberitahuan, yang dapat diakses dari lockscreen dan ditampilkan dalam aplikasi spanduk top-of-the-screen. Google juga membuat perubahan internal untuk platform, dengan Runtime Android (ART) secara resmi menggantikan Dalvik untuk meningkatkan kinerja aplikasi, dan dengan perubahan dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan penggunaan baterai, yang dikenal secara internal sebagai Project Volta.





4.      Keunggulan OS Android
Ada beberapa keunggulan yang dimiliki OS Android dibandingkan dengan OS lain, yaitu:
1. Multitasking –Ponsel Android bisa menjalankan berbagai macam aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
2. Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tidak ketinggalan pula Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
3. Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda hobi install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market, Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang bisa Anda download di ponsel Android.
4. pilihan ponsel yang beranekaragam – Bicara ponsel Android,tentu akan teras abeda dibandingkan denagn iOS.jika iOs hanya terbatas pada iPhone dariapple, tetapi ponsel Android tersediadari berbagai produsen, seperti Sony Ericsson, Motorola, HTC, bahkan sampai Samsung. Dan pastinya dari setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
5. Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – jika Anda tidak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
6. Widget –dengan adanya Widget di homescreen, Anda bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gmail.

























BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya,  dapat mengambil kesimpulan bahwa Android adalah system operasi  untuk  telepon seluler yang berbasis  Linux  yang dikembangkan oleh dua jenis distributor sistem operasi yaitu Google atau Google Mail Services (GMS) dan Open Handset Distribution (OHD). Sampai saat ini, android memiliki sepuluh macam versi yang semua versinya diberi nama berdasarkan nama makanan antara lain cupcake, donut, eclair, froyo frozen yoghurt, gingerbread, honeycomb, ice Cream Sandwich, jelly bean, kitkat dan versi terbaru yaitu lolipop
Peran OS Android merupakan tonggak yang sangat penting dalam perkembangan arah kemajuan di bidang teknologi karena setiap versi bertambah baiksmartphone android memang bagus, menguasai pasar bisnis, menandingi produk dari apple, memanfaatkan celah pasar microsoft dengan baik, dukungan vendor kelas atas dan reputasi merek google.



Pendeteksian Serangan DDoS Menggunakan IDS "Intrusion Detection System"

DDoS merupakan salah satu jenis serangan  Denial of Service  yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang did...