Minggu, 22 November 2015

MOBILE SECURITY

1.1 PERANGKAT MOBILE DAN KEAMANAN

   Demi keamanan baik diri sendiri, kontak, maupu data, kita perlu memembuat keputusan yang bijaksana saat menggunakan ponsel. Cara kerja jaringan dan infrastruktur ponsel dapat mempengaruhi kemampuan pengguna untuk menyimpan informasi dan berkomunikasi dengan privat dan aman.
  • Jaringan selular adalah jaringan privat yang dijalankan oleh badan-badan komersil, yang bisa saja berada di bawah monopoli pemerintah. Badan komersil(atau pemerintah) memiliki akses tidak terbatas ke informasi dan komunikasi pelanggan, termasuk kemampuan untuk menangkan panggilan, pesan singkat dan untuk memonitor lokasi dari setiap perangkat (dan juga penggunanya).
  • Operating System yang digunakan dalam perangkat mobile dirancang secara khusus oleh pabrik telepon, berdasarkan spesifikasi dari berbagai penyedia layanan dan juga penggunaannya pada jaringan perusahaan tersebut. Akibatnya OS mungkin juga mengandung fitur-fitur yang memudahkan monitoring dari penyedia layanan.
  • Banyak perubahan dalam \fungsi sebuah ponsel dalam beberapa tahun belakangan ini. Ponsel modern sebenarnya adalah komputer mini yang terhubung ke internet dengan fungsi ponsel.
      Untuk mengetahui aspek komunikasi mana yang paling harus dilindungi dan adanya informasi dari ponsel tersebut maka Informasi adalah hal yang rentan karena:
  • Informasi menjadi rentan saat dikirim melalui ponsel
    Contohnya: Setiap penyedia layanan selular memiliki akses penuh ke semua pesan singkat dan suara yang dikirim melalui jaringannya. Penyedia layanan di hampir setiap negara secara hukum harus memiliki catatan tentang semua komunikasi yang dilakukan melalui jaringannya. Di sejumlah negara, penyedia layanan berada di bawah monopoli pemerintah. Komunikasi teks dan suara dapat juga direkam oleh pihak ketiga yang berada dekat dengan si ponsel dengan peralatan yang mudah didapat.
  • Informasi menjadi rentan saat berada di dalam telepon si pengirim maupun si penerima
    
Contohnya: Ponsel dapat menyimpan berbagai jenis data: riwayat panggilan, pesan singkat yang dikirim maupun diterima, buku alamat, foto, klip video, dan text files.Data ini mengungkapkan jejaring kontak anda dan informasi tentang pribadi anda dan kolega anda. Mengamankan informasi ini cukup sulit, bahkan di beberapa telepon menjadi tidak mungkin. Ponsel modern adalah komputer saku. Dengan adanya lebih banyak fitur maka semakin tinggi pula risikonya. Selain itu ponsel yang terhubung dengan internet juga menghadapi tantangan keamanan yang sama seperti komputer dan internet.
  • Ponsel memberikan informasi tentang keberadaannya
    Contohnya: Bagian dari operasi normalnya setiap ponsel secara otomatis dan teratur menginformasikan kepada penyedia layanan tentang keberadaannya saat itu. Selain itu dewasa ini ponsel memiliki fungsi[GPS]](/id/glossary#GPS) dan informasi spesifik ini dapat saja tertampung dalam data lain seperti foto, sms dan permintaan internet yang dikirim dari ponsel.

Aspek / Service dari security Yaitu :
  1. Privacy
  2. integrity
  3. Availability
    Privacy Adalah aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan

     Integrity Adalah aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin pihak yang berwenang (authorized) menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.

      Availability Adalah aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia di saat dibutuhkan.



1.1 Ancaman - Ancaman 

1. Serangan  Jenis Agent-to-Platform

a. Masquerade: jika pihak yang tidak sah menyatakan diri dengan identitas pihak lain (personalization).
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
c. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, yang tidak sesuai dengan kebijakan yang ada

2. Serangan Jenis Agent-to-Agent

a. Masquerade: apabila dalam suatu komunikasi antar perangkat salah satu perangkat menggunakan identitas palsu.
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platform perangkat kelebihan resource. Misalnya dengan mengirimkan pesan kepada agen lain secara berulang-ulang, spamming, dsb.
c. Repudiation: suatu kondisi dimana salah satu pihak yang berkomunikasi menyangkal bahwa dia pernah melakukan komunikasi dengan pihak lain.
d. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, mungkin disebabkan karena platform perangkat mempunyai mekanisme kontrol akses yang lemah

3. Jenis Platform-to-Agent 

a. Masquerade: jika pihak yang tidak sah menyatakan diri dengan identitas pihak lain (personalization).
b. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
c. Eavesdropping: penyadapan atau kegiatan monitoring terhadap suatu komunikasi rahasia.
d. Alteration: mengganti data atau informasi dari data aslinya (pemalsuan, perusakan terhadap integrity)

4. Jenis Other-to-Agent Platform

a. Masquerade: apabila dalam suatu komunikasi antar perangkat salah satu perangkat menggunakan identitas palsu.
b. Unauthorized Access: akses oleh pihak yang tidak sah, mungkin disebabkan karena platform perangkat mempunyai mekanisme kontrol akses yang lemah.
c. Denial of Service: terjadi apabila banyak request terhadap layanan tertentu pada suatu perangkat mobile sehingga menyebabkan platformperangkat kelebihan resource.
d. Copy and Replay: kondisi dimana suatu suatu pihak mengcopy dan meng-clonning atau menggandakan suatu pesan dan mengirimkannya ulang.


1.3 Pola Penyerangan Terhadap Sistem Mobile

Pola penyerangan ini bertujuan menyerang salah satu topic pembahasan keamanan, Ada beberapa cara dalam trik ini. Salah satu triknya adalah pencurian. Pencurian dalam bentuk fisik yaitu sim card,telepon seluler ataupun PDA,pencuri dapat mengakses internet dengan geratis tanpat mendapatkan tagihan, dan pencuri dapat mencuri data yang ada di perangkat keras yang dia curi.
Selain itu ada juga trik Jamming,trik jamming ini merupakan trik yang berkaitan dengn sinyal, trik ini bias membuat ground sinyal, sehingga menyebabkan sinyal dari layanan GSM di suatu lokasi tertentu tidak dapat ditangkap, dari bentuk fisiknya sebesar PDA sampai sebesar kardus yang daya jangkaunya beberapa kilometer sehingga dapat meng-ground-kan sinyal dan mampu menjamming seluruh frekuensi band dari GSM (900/1800/1900 Mhz).
Trik penyerangan dengan DOS (Denial of Service), dengan trik ini penyerang akan membuat server kita menjadi crash, hal ini disebabkan penyerang mengirimkan pake data secara terus menerus dalam jumlah yng besar,ini menyebabkan SYN FLOOD atau TCP/UDP SYN FLOOD hinggatidak bias mengirimkan ACK (balasan).
Saat sebuah server dipenuhi dengan permintan dari paket – paket SYN yang tidak lengkap, akhirnya akan terjadi overhead pada server dan akan menghasilkan DOS. Penangulangganya dengan cara menggunakan IDS dan catat dari Log system, serta jangan lupa untuk menutup ip address dari destinations.
Eavesdropping trik ini adalah trik untuk menyadap aliran data dalam jaringan GPRS. Biasanya teknik ini menggunakan menggunakan program tertentu yang diletakkan di sebuah server, program tersebut dapat menyalin aliran data dan salinan tersebut dikirim ke penyerang.


1.4 Trik Dan Solusi

      Trik dan solusi menggunakan contoh pada sebuah hp android, dan triknya adalah :
  1. Baca Riview aplikasi
  2. periksa pembuatannya
  3. hati hati terhadap aplikasi market pihak ketiga
  4. jangan sembarangan memeberikan akses superuser
  5. lakukkan scanning virus


























Pendeteksian Serangan DDoS Menggunakan IDS "Intrusion Detection System"

DDoS merupakan salah satu jenis serangan  Denial of Service  yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang did...